Google Colab merupakan layanan gratis milik goolge yang dapat dengan mudah diakses untuk semua data scientist atau programmer, karena kalian tidak perlu menginstal Google Colab di komputer kalian, berbeda dengan Jupyter Notebook sob!
Kalian hanya perlu mengakses Google Colab melalui akun Google email kalian dan mengetik https://colab.research.google.com
Selain mudah diakses, Google Colab juga memudahkan data scientist atau programmer untuk saling berkolaborasi, namanya saja Google Colaboratory yang artinya kolaborasi hihihi.
Modul-modul yang ada di Google Colab pun sudah terinstal sob.
Sementara Jupyter Notebook modulnya masih perlu diinstal dan diatur secara khusus agar bisa berkolaborasi dengan data scientist lainnya.
Oiya sob, karena Google Colab ini merupakan tool milik Google, kalian bisa memanfaatkan Google Drive sebagai media penyimpanan modul juga lho!
Keren yak!😎
Terus cara menggunakan Google Colab bagaimana?
Oke tenang sob, seperti yang sudah dijelaskan di slide pengenalan Google Colab, tentunya kalian harus mengakses link berikut ini yaa https://colab.research.google.com
Kita coba lihat langkah selanjutnya kuy!
Ketika kalian ketik atau klik link ini https://colab.research.google.com maka akan muncul tampilan seperti gambar.
Sudah? Oke next!
Di bagian pojok kanan bawah, ada tulisan “New Notebook”, seperti pada gambar.
Kalian klik tulisan “New Notebook”.

Berikut tampilan ketika kalian sudah klik “New Notebook”.

Kita akan lanjut untuk coba menjalankan script Python sob.
Pertama coba kamu tulis kode seperti gambar. Selanjutnya, klik button (tombol) di bagian kiri kode yang kamu tulis, atau kotak hijau pada gambar.
Kalau sudah klik tombol tersebut artinya kalian sudah menjalankan script Python menggunakan Google Colab!

Yeay! Gimana? Gampang kan?😌
Selanjutnya untuk menambahkan cell atau menambahkan kode yang akan dieksekusi, kalian hanya perlu mengarahkan kursor pada bagian bawah cell (kotak merah di bawah)
Setelah itu kalian tinggal klik Code/Text.

Jika kalian mau menghapus cell-nya, kalian klik icon (gambar) tong sampah yang ada pada gambar di dalam kotak biru.
Fiuh, gimana nih sob, sudah mulai lelah ya? Okei sambil break sebentar, mari mengingat kembali bahasan yang sudah kita pelajari bersama.
Btw, dari semua langkah menggunakan Google Colaboratory tadi ada yang belum kalian pahami nggak sob?
Kalau sudah paham, kita akan lanjut lagi nih ke langkah berikutnya~
Yaitu menghubungkan Google Colaboratory dengan Google Drive. Sudah siap? Buckle Up!
Tadi sempat dibahas kalau Google Colab ini merupakan tool milik Google, jadi harusnya kalian ingat dong dimana Google Colab ini menyimpan modul, library atau kode?
Betul sekali sob! Di Google Drive!
Nah ternyata ada cara untuk menghubungkan Google Colab degan Google Drive ini. Gimana caranya?
Dengan cara klik icon file/folder di bagian sisi kiri Google Colab (yang diberi kotak merah).

Setelah di klik, kalian lalu klik mount drive (kotak berwarna hijau), ikuti langkahnya.
Setelah itu akan muncul direktori “drive” (kotak yang berwarna kuning).

Teruntuk kalian yang mau belajar lebih jauh mengenai Google Colab dan bagaimana menjalankan “perintah” lain, kalian bisa cek di tautan berikut ini ya~






